11 April 2014

Mau nulis suatu hal yang random sebenernya.
Kadang suka pengen ketawa liat tulisan anak smp-sma di sosmed. Tapi kebanyakan anak smp sih. Kayaknya hidupnya simple bgt yaaa, tiap hari galauin cowo, cowo, cowo, cowo, gitu aja sampe bodo. Kadang suka mikir flashback, aku juga dulu kayak gitu. Dan di umur-umur segitu yang ada di otak emang cowo semua. Ha ha ha -__-
Mendekat UN sma, terus ke kuliah, semua berubah.
Kayaknya banyak hal yang digalauin. Kampus, temen, kehidupan, duit (?) yaaa masih banyak. Terutama kampus sih. Sumpah. Pengen balik lagi jadi bocah. Hidupnya simple, cuma mikirin cowo. Galau, diputusin, mewek, udah deh. Kalo ngegalauin kuliah atau ngegalauin temen itu ga akan ada abisnya.
Tapi ya udah sih, jalanin aja. Proses pendewasaan kok, mel.
Iya, ngomong gampang. Dilakuin susah. Ngasih motivasi ke diri sendiri sih gampang, ngelakuinnya susah.

Thought via Path

"Don’t trust anyone" - Nick Fury – Read on Path.

24 maret 2014, 22.50

Harusnya sih, jam segini ngerjain tugas, tapi malah kepikiran buat nulis.
I never imagine, aku ‘pernah’ punya temen kayak kalian. Sekumpulan orang, ketika kami hancur karena kedatangan satu orang. Well, dua sih. Ketika aku memutuskan diri untuk memproklamirkan kemerdekaan aku sendiri, ga harus bareng kalian terus, karena ini untuk kebaikan aku sendiri. Please, we’re college student now. Udah mau kepala dua tapi pertemanan SMA masih dibawa-bawa terus. Hak orang lain untuk memilih teman, teman yang membuat dia nyaman, sekali lagi, nyaman. Karena ketika kamu bisa bikin orang nyaman, orang lain akan datang ke kamu, tanpa perlu kamu paksa mereka untuk tinggal. Ketika semua orang pergi, introspeksi diri aja. Banyak penyebabnya, walaupun emang ga selalu salahnya dari pihak kita. Tapi apa salahnya introspeksi kan.
Pada akhirnya, kita semua bakal sendirian. Ketika ditinggal temen yang udah TA, ketika ninggalin temen yg masih jauh tertinggal, ketika cuma kita sendiri yang berjuang. Pada saatnya, kita akan benar-benar sendiri. Maka, jangan pernah sia-siakan teman. Karena ketika kita sendiri, teman yang ‘beneran teman’ akan selalu ada.
Dewasa guys, pikirkan bagaimana cara memperbaiki diri, dan tentu cara membangun relasi dengan orang lain. Semua orang mungkin ga akan suka sama kita, tapi, berbuat baiklah sebanyak mungkin. Jaga sikap, jaga lisan. Suatu saat lisan bisa menyerang balik diri kalian sendiri guys.
Oke, cape ngetik. Tugas gamdas menunggu. Bye.

Ga paham lagi kalo punya kucing kayak gini harus diapain. #kitten #cute #pets #cat #adorable #funny

Ga paham lagi kalo punya kucing kayak gini harus diapain. #kitten #cute #pets #cat #adorable #funny

"Ujian ini ada dua iaitu susah dan senang. Jangan kita fikir susah sahaja ujian. Senang pun dikira ujian juga."

- (via crewfathi)

True

(via heartyhati)

15 Februari 2014

Semua bermula ketika aku melihat hasil karya salah satu temanku, cowo, pintar, dan aku yakin pasti banyak cewek yang kagum sama dia. Dan ya aku akui, aku takjub melihat gambarnya (bukan orangnya bahaha) dan tiba tiba aku bertanya
“kamu kemaren nyoba SBM ke kampus itu ga sih?”
“nyoba”
“KOK GA LOLOS?!”
“haha, banyak kali pesaingnya”
“lah terus? Mau nyoba taun depan?”
“ngapain, mending belajar yang bener disini. Mentingin gengsi doang mah buat apa”
“kalo cita-cita gimana…..”
Lalu dia pergi, dan hening..
Aku bertanya kepada diriku sendiri. Kenapa aku tetep ngotot kesana? Apa karena cita-cita dari TK? Dan kenapa ga belajar yang bener disini, toh sama aja kan kampusnya juga kakak-adik. Buat apa aku memperjuangkan sesuatu yang bukan jalannya? Dan kenapa hati aku selalu ‘berat’ ke kampus yang jauh disana, bukan kampus tempat aku menempuh studi sekarang? haruskah aku move on?

leilockheart:

colorsofthecolorless.tumblr.com

leilockheart:

colorsofthecolorless.tumblr.com

27 Desember 2013

Rasanya pengen sih kayak dulu lagi. Nulis sebebas-bebasnya disini, ga ada rasa takut bakalan dicaci maki atau dianggap tulisannya jelek. Pengen nulis apapun yang dirasain disini, kayak dulu. Tapi, kenapa ya, pas mau nulis, rasanya kayak ada yang hilang. Feelnya hilang. Kadang udah nulis panjang bgt, malah save draft doang. Beberapa bulan kemudian baca draft, “hahaha tulisan apaan nih?”
Sebenernya banyak, banyak banget yg mau diceritain.
Tentang kehidupan di kuliah, tentang parahnya jurusan yang aku pilih, tentang banyaknya tugas, tentang temen-temen yang pada berubah ilang entah kemana, tentang susahnya nyari sahabat di lingkungan kuliah, tentang cinta yang tiba-tiba mendekat ketika aku baru saja melangkahkan kaki untuk pertama kalinya di kampus, dan masih banyak lagi.
Tapi waktunya kapan, dan feelnya juga dimana?

archicide:

why the fuck would you ask me if i’m fine. have you seen me? i’m fine as hell

(Source: francisfordfiesta, via thefuuuucomics)

beautysupremee:

cybergata:

"Nobody gets into see the wizard, not now, not ever."  


Omgg

beautysupremee:

cybergata:

"Nobody gets into see the wizard, not now, not ever."  

Omgg

(via heartyhati)

(Source: warukatta, via heartyhati)

26 Desember 2013

Hi tumblr! Lama tak bersua!
I just wanna say what i feel. Too many things i’ve hidden. I very dissappointed with myself. I regret what i said. I hate that day, the day that make everything’s change. I choose the wrong way, and i’ll go back in time for change everything if i could. I can’t change everything now, it’s too late. Now, i only can waste my tears and say sorry over and over again.
God, i’m tired. I want him to change.. Please.

chillmotherfucker:

Don’t impossible have to s’s ?

chillmotherfucker:

Don’t impossible have to s’s ?

(Source: elchicodelayer, via thefuuuucomics)

Lukisan

Aku ingin mencintaimu seperti lukisan.

Setiap goresan warna dengan komposisi perbandingan air dan cat yang berbeda-beda.

Setiap cipratan dan goresan dengan ukuran kuas yang berbeda-beda.

Aku ingin mencintaimu dengan banyak cara.

Tak peduli apapun caranya, aku membuatnya agar terlihat indah.

Mungkin ada goresan cat yang salah yang secara tak sengaja kutorehkan, dan mungkin membuat lukisan ini tampak janggal.

Tapi aku mencoba untuk menutupinya, mencari alternatif lain dengan menggoreskan warna lain sehingga timbul gradasi yang sesuai.

Setiap kesalahan yang kita perbuat, kita perbaiki dengan sesuatu yg lebih baik.

Mungkin kau tidak suka, tapi beginilah caraku mencintaimu

Dear you, seniman muda,

Aku jatuh cinta kepada setiap goresan yang kau ciptakan.

Aku jatuh cinta setiap kau menggradasikan cat di atas kanvas.

Aku jatuh cinta ketika kau menggoreskan pensil dan mulai melukis wajahku dalam diam.

Aku jatuh cinta ketika kau tertawa, ketika kau berbicara padaku.

Aku jatuh cinta dengan aroma parfum-mu.

Dear you, seniman muda,

Aku tak peduli seberapa sulit aku terus mencoba bersabar dan terus bersabar untuk menghadapi perbedaan pendapat dan ideologi,

Aku selalu mencoba agar kita menjadi yang terbaik di mata Tuhan,

Aku ingin Tuhan melihat kita dan berkata “sesuai rencana-Ku, kalian adalah sepasang kunci dan gembok yang akhirnya dipertemukan”

Aku ingin Tuhan tersenyum melihat setiap langkah yang kita lalui.

Aku ingin Tuhan menuliskan kisah yang lebih indah untuk kita, bahkan lebih indah daripada tulisan-tulisan Shakespeare.

Dear yoy, seniman muda,

Engkau telah memilih aku.

Maka kumohon, jangan biarkan hatiku menyesal karena memilihmu juga.

Teruslah menari nari dalam warna warni dunia.

Sungguh, dunia tanpa warna adalah sesuatu yang tak bisa kubayangkan

Seperti kanvas putih, tak akan indah bila tak kita goreskan cat diatasnya

Mari kita mulai mengkombinasikan warna, menciptakan suatu karya seni di atas kanvas, mengukir cerita kita.

Selamat satu bulan dua hari!

(Source: icanread, via thebeautyofislam)